Tamu pertama BabelYo datang dari negeri jiran, Singapura; seorang ibu dan anak lelakinya. Mereka datang ke Bangka awal November 2015. Kedatangan mereka sekaligus menandai kelahiran BabelYo.

BabelYo didirikan oleh Lia yang lahir di Pangkalpinang, Pulau Bangka. Tamat SMA, Lia melanjutkan kuliah di Yogyakarta. Usai kuliah, Lia menapaki karirnya dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain. Sampai akhirnya Lia berkarir di sebuah lembaga nirlaba internasional yang mengurusi pengembangan destinasi pariwisata. Perjalanan karir ini menginspirasi Lia untuk mengembangkan pariwisata di Bangka bersama BabelYo.

Nama BabelYo terinspirasi dari singkatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Orang-orang di Babel biasanya ngomong, “Yo!” untuk ajakan melakukan sesuatu. Pilihan nama BabelYo dimaksudkan untuk mengajak kamu dan kawan-kawan lainnya berlibur ke Bangka maupun Belitung.

Sejak kedatangan tamu pertamanya, BabelYo tetap berkomitmen untuk mendukung pengembangan literasi baca-tulis di Kepulauan Bangka Belitung melalui program #1Guest1Book. BabelYo menyisihkan sebagian dari pendapatan tur untuk membeli buku-buku bacaan anak. Buku-buku yang sudah terkumpul selanjutnya disumbangkan ke perpustakaan sekolah atau taman baca di wilayah Bangka Belitung. Pengiriman buku-buku donasi ini biasanya dilakukan setiap akhir tahun.

Di tahun kedua operasionalnya, BabelYo makin mantab melayani beragam paket wisata ke Bangka dan Belitung setelah mendapat legalitas usaha. BabelYo menjadi merk usaha dari PT. Kawan Jalan Indonesia.